Infeksi Virus Dengue Demam Berdarah
Nyamuk aedes aegypti tidak pernah menyeleksi calon korbannya sehingga siapapun bisa terkena infeksi virus dengue., tanpa kenal status sosial, pekerjaan, jenis kelamin atau usia. Jangan pernah berpikir kalau virus dengue hanya menyerang mereka yang tempat tinggalnya kumuh, karena seorang Presiden Direktur perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, meninggal pada Januari 2010 karena menderita penyakit infeksi virus dengue ini.
Virus dengue atau dikenal juga sebagai virus demam berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti betina yang sebelumnya menggigit penderita demam berdarah. Seekor nyamuk dapat menularkan infeksi virus ini pada beberapa orang dalam waktu singkat. Dan seseorang bisa menderita infeksi virus dengue demam berdarah lebih dari satu kali.
Pada umumnya ada 3 tingkat stadium demam berdarah yang bisa menyerang seseorang. Setiap tingkat stadium memiliki gejala-gejala yang berbeda.
1. Demam Dengue (Dengue Fever)
Ini adalah bentuk demam berdarah yang paling ringan. Gejala-gejala yang umum timbul pada stadium ini adalah :
- Demam tinggi hingga mencapai suhu 40 derajat Celcius
- Bintik-bintik merah di sekujur badan. Bintik-bintik ini bisa menghilang dalam beberapa hari, namun kemudian muncul lagi.
- Rasa sakit yang parah di kepala, punggung, atau keduanya.
- Rasa sakit di belakang mata
- Rasa sakit yang parah di persendian dan otot
- Mual dan muntah
Gejala-gejala tersebut diatas biasanya muncul dalam empat hingga tujuh hari sejak setelah digigit oleh nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue. Demam dengue ringan jarang mengakibatkan kematian dan biasanya akan menghilang dalam hitungan hari apabila mendapatkan perawatan yang tepat. Itulah sebabnya mengapa seseorang harus segera dibawa ke rumah sakit apabila sudah menunjukkan gejala-gejala diatas.
2. Demam Berdarah Dengue (Dengue Hemorrhagic Fever)
Ini adalah jenis yang lebih parah dibanding demam dengue. Gejala-gejalanya sama dengan demam dengue namun akan bertambah parah hanya dalam beberapa hari saja. Selain gejala-gejala yang sama dengan demam dengue, Demam Berdarah Dengue akan ditandai dan disertai dengan :
- Kerusakan signifikan pada pembuluh darah dan limpa
- Penurunan jumlah trombosit yang signifikan. Trombosit berfungsi untuk membekukan darah pada saat terluka
- Mimisan dan pendarahan di mulut
- Pendarahan di bawah kulit sehingga terlihat seperti memar
3. Dengue Shock Syndrome
Ini adalah stadium yang paling parah, dimana selain menunjukkan gejala-gejala demam dengue biasa, stadium ini juga ditandai dengan :
- Rasa sakit yang parah di bagian perut
- Sering muntah
- Disorientasi dan kebingungan
- Pembuluh darah pecah
- Pendarahan parah
- Tekanan darah turun secara tiba-tiba (shock)
Sama seperti Demam Berdarah Dengue, penderita stadium Dengue Shock Syndrome dapat berakhir dengan kematian
Mencegah Demam Berdarah
Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dapat dicegah dengan :
- Mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang serta menggunakan lotion penangkal nyamuk di bagian tubuh yang tidak terlindungi
- Menggunakan kawat nyamuk atau kelambu di ruangan yang tidak ber-AC
- Menggunakan obat nyamuk bakar atau obat nyamuk cair di tempat yang dilalui nyamuk, misalnya jendela, untuk menghindari gigitan nyamuk.
- Mencegah timbulnya genangan air karena nyamuk aedes aegypti bertelur di permukaan air, dengan cara membuang kaaleng dan botol bekas di tempat sampah yang tertutup, mengganti air di vas bunga setidaknya tiga hari sekali, tidak membiarkan air menggenang di pot tanaman, menutup rapat semua wadah air termasuk sumur dan tangki penampung air, menjaga agar saluran air tidak tersumbat, serta meratakan permukaan tanah agar tidak ada ceruk untuk timbulnya genangan air
- Gunakan bubuk abate untuk mematikan jentik nyamuk dan lakukan pengasapan fogging untuk mematikan nyamuk dewasa.
- Bila ada yang dicurigai terjangkit demam berdarah, segera bawa ke klinik atau rumah sakit terdekat

Comments